Kalau kalian cukup aktif dalam content creation, tentunya akan mengerti apa itu YouTube Stories. Biasanya, fitur ini digunakan untuk membagikan momen kocak untuk kemudian dapat ditonton oleh para fans kanal terkait yang akan menghilang atau terhapus dalam tujuh hari ke depan. Apa yang mendasari fitur ini akan ditutup mulai bulan depan?
YouTube Stories akan Tutup Bulan Depan
Ditutup karena kurang terkenal dan syarat yang terlalu sulitSebagaimana yang telah kami ungkap sebelumnya di atas, YouTube Stories akan efektif ditutup bulan depan, tepatnya pada 26 Juni 2023. Hal ini telah diumumkan lalui laman dokumentasi YouTube, yang informasikan fitur ini akan ditutup bulan depan. Informasi terkait hal penutupan fitur tersebut dapat kalian cek di sini.
Durasinya hanya 15 detikBila berpedoman pada laman dokumentasi tersebut, YouTube Stories akan ditutup demi konsentrasi ke fitur lain yang dirasa lebih umum digunakan, macam Community Post, Shorts, dan Live. Kemungkinan hal ini dikarenakan persyaratan untuk akses Stories terlalu berat, adalah minimal harus mempunyai 10.000 subscriber.
Cara kerja dari Stories kurang lebih sama dengan yang kalian lakukan pada WhatsApp, hanya saja letak bedanya ada pada waktu yang lebih lama untuk menjangkau penonton secara global. Selain itu, terdapat fitur di mana kita dapat menambahkan video, mention, atau letak pada Stories terkait.
Ditarik Karena Kalah dari YouTube Shorts?
Fitur ShortsSebuah fitur tentunya tak akan ditarik atau ditutup hanya karena masalah sepele, karena dapat saja pengembang akan lanjut lakukan penemuan untuk meningkatkan fungsinya secara keseluruhan.
Namun, hal ini tampaknya tak beraksi untuk YouTube Stories, karena bila berdasarkan dokumentasi pihak YouTube, terdapat beberapa poin yang jadikan Stories akan ditutup, di antaranya:
Tidak tersedia secara bebas untuk seluruh kreator, karena harus mempunyai minimal 10.000 subscriber untuk menjajalnyaDurasi yang terbatas, bayangkan fitur ini hanya bolehkan video dengan waktu 15 detik saja yang dirasa kreator terlalu pendekTidak dapat diintegrasikan ke fitur lainnya, juga ialah salah satu kelemahan terbesar, karena penonton tak dapat menonton ulang Stories kreator favorit merekaDikarenakan hal tersebut, YouTube mau tak mau harus menutup layanannya guna dapat mengembangkan fitur lainnya yang lebih sukses dan universal.
Gimana menurut kalian, brott? Apakah anda ialah salah satu kreator yang telah menjajal fitur ini, namun harus bersedih mendengar fitur ini akan ditutup? Yuk, share pendapatmu!
Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com
English (US) ·
Indonesian (ID) ·