Twitter Unmention, Fitur Terbaru untuk Minimalisir Gelut Online

Sedang Trending 4 tahun yang lalu 84

Gelut online yang kerap terjadi di era serba digital ini tampaknya benar-benar ditanggapi secara serius oleh lesti Twitter. Entah karena beda suara, kubu, waifu, selera, atau apapun itu yang memicu banyak user berbalas-balasan menghujat bak pantun. Twitter Unmention dinilai bisa minimalisir percakapan tak berfaedah yang berseliweran.

Kami sekarang telah formal hadir di platform Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menarik kami lainnya.

Twitter Unmention, Fitur yang Dinanti?

Buatmu yang sebelumnya benar-benar menantikan fitur ini, berbahagialah, karena platform media sosial Twitter tengah menguji implementasi fitur tersebut. Dinamakan Twitter Unmention, fitur ‘sakti’ di mana para user dapat menonaktifkan mention pada cuitan yang dirasa tak menarik.

Beberapa hari sebelumnya, platform tersebut memang tengah berjuang hadirkan fitur untuk minimalisir gelut online yang tak berfaedah tersebut. Cara gunakannya pun terbilang mudah, karena anda cukup tekan tombol reply, yang kemudian ada pilihan untuk unfollow dari cuitan terkait.

Contoh Lain Unmention

Berdasarkan klaim platform tersebut, fitur dari Twitter Unmention bahkan bisa hilangkan notifikasi secara total dalam bentuk apapun dalam cuitan terkait. Ketika anda gunakannya, namamu akan berubah warna menjadi abu-abu yang artikan bahwa anda telah aktifkan fitur terkait.

Berbicara fungsi, harusnya fitur tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal karena seperti yang kita ketahui, tak sedikit orang yang iseng menandai orang lain dalam postingan. Entah itu sekedar summon orang tak relevan, atau bahkan white knight bila ada drama.

Meski saat ini fitur tersebut tetap dalam masa uji coba, namun Twitter bolehkan beberapa orang terpilih untuk menjajalnya. Tak hanya itu, fitur Twitter Unmention ini pun tetap terbatas pada versi web alias yang biasa kalian gunakan melalui komputer. Rasanya tetap belum ada tanda-tanda untuk luncurkannya pada versi aplikasi.

Tampaknya Twitter benar-benar mengharapkan platform-nya agar terbebas dari aktivitas bully, demi minimalisir sesuatu yang tak diinginkan terjadi di kemudian hari.

Gimana menurut kalian, brott? Apakah fitur ini akan dapat membantu kita menikmati media sosial sebagaimana mestinya, atau hal ini tetap belum diperlukan?

Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]