Peneliti Temukan Manusia Kalah Telak dari Bot dalam Tes CAPTCHA

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 95

Bot memang merajalela di internet. Selain digunakan sebagai salah satu langkah untuk mem-bypass verifikasi website, bot juga dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat merugikan orang lain seperti memborong suatu barang edisi terbatas di marketplace online serta kejahatan lainnya.

Tak jarang kalau bot dapat mengalahkan orang soal kecepatan dan akurasi. Seperti yang ditemukan oleh sekumpulan peneliti ini lewat metode verifikasi CAPTCHA. Harusnya metode ini dapat membedakan orang dengan bot atau mesin, tapi nyatanya malah terbalik, kenapa begitu?

Peneliti Temukan di Tes CAPTCHA, Manusia Kalah Telak dari Bot
Manusia Kalah Telak dari BotAku bukan robot

CAPTCHA atau Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Human Apart merupakan sekumpulan fitur yang digunakan pada website untuk membedakan antara orang dan mesin (bot) dengan menggunakan serangkai prosedur seperti form atau kuis.

Melansir dari New Scientist (via PCGamer), Tsudik & co menguraikan ada 200 website terkenal di bumi dan 120 diantaranya menggunakan sistem CAPTCHA sebagai metode verifikasi. Mereka mau melakukan penelitian apakah orang dapat mengalahkan bot dalam menyelesaikan puzzle CAPTCHA.

Mereka lampau merekrut 1000 orang partisipan yang terdiri dari berbagai umur, jenis kelamin, lokasi, dan pendidikan untuk mengikuti 10 test CAPTCHA. Hasilnya, cukup mengejutkan kalau bot mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibanding orang yang mengikuti tes tersebut.

Manusia Kalah Telak dari BotTes yang sering kita temukan

Skor yang orang dapatkan pada tes dengan tulisan terdistorsi mencapai tingkat akurasi 50% hingga 84% dan membutuhkan waktu pengerjaan sekeliling 9 detik hingga 15 detik lamanya. Bagaimana dengan bot? Tentu harusnya tes yang diperuntukkan untuk menyeleksi bot ini akan memberatkan mesin tersebut.

Bot Dominasi Manusia dengan Skor Hampir Sempurna
Manusia Kalah Telak dari BotBot sukses ungguli manusia

Hasilnya, bot sukses menyelesaikan tes tersebut dengan tingkat akurasi 99,8% dan menyelesaikannya dalam waktu kurang dari 1 detik. Tentu saja ini berkat donasi LLM atau Large Language Models yang belakangan ini dengan naik daun.

Untuk dapat menyeleksi mana yang merupakan gambar fire hydrant, sepeda, lampu lalin, atau bahkan bus tentu bukan masalah besar bagi AI yang sudah ditraining dengan ribuan gambar serupa. Maka tak mengejutkan kalau bot dapat melakukannya secara instan bahkan tak perlu sedetik untuk menebaknya dengan benar.

Menurut kalian apakah sistem verifikasi CAPTCHA seperti ini sudah harus digantikan dengan yang lebih canggih lagi?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.