Kominfo Tolak Aplikasi Temu Masuk Indonesia, Ini Alasannya!

Sedang Trending 1 tahun yang lalu 54

Setelah lama menjadi sosok yang paling ditakuti bila benar masuk tanah air, kini Kominfo tolak aplikasi Temu masuk ke Indonesia. Keputusan ini akhirnya diambil setelah mempertimbangkan secara matang dampak potensial yang dapat ditimbulkan aplikasi tersebut. Tetapi, apa dalih penolakannya?

Ini Alasan Kominfo Tolak Aplikasi Temu Masuk Indonesia
Menkominfo Larang Aplikasi TemuMenkominfo melarang masuknya aplikasi Temu ke Indonesia

Perdebatan sengit seputar masuknya platform e-commerce asing ke Indonesia kembali mencuat. Kali ini, pusaran perdebatan mengarah pada aplikasi Temu, yang akhirnya secara formal ditolak oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Berdasarkan informasi yang kami lansir dari Jawa Pos, akhirnya Kominfo tolak aplikasi Temu karena dianggap berbahaya dan berpotensi besar merusak ekosistem UMKM di tanah air.

Budi Arie Setiadi Tolak Aplikasi TemuPenolakan terhadap aplikasi yang berpotensi merusak UMKM di Indonesia

“Kita tetap larang. Hancur UMKM kita kalau dibiarkan,” ujar Budi Arie Setiadi selaku Menteri Komunikasi dan Informatika pada Selasa (1/10/2024), usai Konferensi Pers terkait peluncuran Sistem Nasional Peringatan Dini Kebencanaan.

Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa aplikasi Temu tak dapat masuk ke pasar Indonesia karena dapat merusak ekosistem UMKM dan menurutnya, ruang digital semestinya menjadi sarana bagi pelaku upaya lokal untuk memperoleh keuntungan.

Aplikasi Temu Ditolak Di IndonesiaPihak Kominfo berjanji tak akan mengasih kesempatan terhadap aplikasi Temu

“Kita enggak akan kasih kesempatan, masyarakat rugi. Kan kita mau jadi ruang digital itu untuk membikin masyarakat produktif dan lebih untung, kalau membikin masyarakat rugi lakukan apa,” tegasnya.

Dengan keputusan tegas di mana Kominfo tolak aplikasi Temu tersebut, pemerintah berharap dapat melindungi dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal di era digital, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem e-commerce di Indonesia.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com