Heboh Penulis Fanfiksi Tutup Akun, Alasannya Karena AI

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 77

Bisa dikatakan, tahun ini merupakan era kejayaan untuk kecerdasan buatan alias AI. Namun, rupanya ada dampak yang tak terlihat, sampai-sampai para penulis fanfiksi tutup akun dan membikin heboh para pembaca setianya. Loh, memangnya ada apa sih?

Takut AI, Ramai Penulis Fanfiksi Tutup Akun
Ai Bisa Mencuri Karya Dari PenulisAI bisa mencuri data dari fanfiksi

Kehadiran atau implementasi kecerdasan buatan atau AI dalam bermacam sektor rupanya tak hanya membawa kemudahan bagi para penggunanya. Hal ini dibuktikan dengan hebohnya penulis fanfiksi yang menutup akunnya dikarenakan takut akan kehadiran kecerdasan buatan di platform yang mereka gunakan untuk menuliskan cerita.

Informasi yang kami lansir dari TechCrunch ini rupanya benar adanya. Para penulis fanfiksi khususnya di situs Archive of our Own (AO3), rupanya kini berlomba-lomba menutup akunnya karena takut hasil kreasinya dicuri oleh AI yang memang semakin banyak saja jumlahnya.

Salah satu penulis tersebut ialah Ada, lalui postingan terbarunya di media sosial Twitter X beberapa waktu silam memutuskan untuk membatasi siapa saja yang dapat membaca tulisan yang ia hasilkan.

Penulis Fanfiksi Ada Di Ao3Salah satu penulis yang mencurahkan isi hatinya terkait masalah ini

Alasannya pun sama dengan penulis kebanyakan pada platform tersebut, adalah takut karya yang ia hasilkan susah payah dicuri dengan mudahnya oleh AI dengan dalih untuk melatih kecerdasan buatan untuk menghasilkan tulisan yang tak kalah menarik tanpa harus capek memikirkan ide.

Pembaca Minta Ganti Platform, Ditolak Mentah-Mentah oleh Penulis

Keputusan di mana penulis fanfiksi yang menutup akunnya hanya untuk akun yang terdaftar rupanya membikin para pembaca risau. Bahkan, tak sedikit pembaca yang meminta penulis untuk ganti platform, yang sayangnya ditolak mentah-mentah, salah satunya ialah TakeARisk.

Hal tersebut ia pampang pada laman akun media sosial miliknya yang dapat kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Takearisk Penulis Fanfiksi Di Ao3Ia tak mau mengambil resiko karyanya dicuri AI

TakeARisk menjelaskan bahwa ia takkan membikin karyanya dapat dibaca secara bebas karena takut AI akan mencuri karyanya untuk kesekian kalinya. Ia terkejut saat ia memandang bot AI yang ada pada media sosial mencuri karyanya dan diunggah ke website lain yang tak ia ketahui. Alhasil, ia tak mau mengambil resiko agar tak kecolongan.

Tentu saja hal ini harus kita maklumi dikarenakan ada-ada saja oknum yang memanfaatkan AI untuk hal negatif, bahkan tiba menuduh karya seni dari fotografer asal Indonesia ini gunakan AI untuk memenangkan kompetisi bergengsi.

Haduh, ada-ada saja yah kelakuan AI?

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait PS5 atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com