ByteDance Prioritaskan Pengembangan GenAI, Takut Kalah di Sektor AI?

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 77

Badai kecerdasan buatan atau AI tampaknya tak akan mereda dalam waktu dekat, dan bahkan mungkin akan semakin mendominasi. Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, perusahaan yang menaungi TikTok, ByteDance prioritaskan pengembangan kecerdasan buatan generatif, atau yang lebih dikenal dengan julukan GenAI.

ByteDance Prioritaskan Pengembangan GenAI
Zhang Yiming Chairman BytedanceChairman ByteDance galakkan pengembangan GenAI

Bukanlah hal mengejutkan bila suatu saat nanti, bermacam aplikasi akan memanfaatkan kemampuan yang ditawarkan oleh kecerdasan buatan. Dimulai dari chatbot semacam ChatGPT dan Google Gemini (yang dulunya kita kenal sebagai Bard), yang menandakan akan terjadi perputaran di bumi teknologi karena kehadiran kecerdasan buatan.

Berdasarkan informasi yang kami lansir dari SCMP, ByteDance yang menaungi TikTok, saat ini dikabarkan tengah memprioritaskan, dan galakkan perkembangan kecerdasan buatan generatif. Alasannya satu, untuk mengejar ketertinggalannya di sektor kecerdasan buatan yang tengah digandrungi bermacam kalangan.

Bytedance Galakkan Pengembangan AiGenAI bakal jadi prioritas perusahaan

Hal tersebut diaminkan oleh chairman ByteDance, Zhang Yiming, yang saat ini dikabarkan tengah gencarkan pengembangan AI pada platform tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dalih terkuat yang mendasarinya untuk gencarkan AI ini salah satunya ialah untuk mengejar chatbot sekelas ChatGPT, termasuk di antarnya ialah AI teks ke video yang baru ini naik daun, Sora AI.

Untuk membuktikan ByteDance prioritaskan pengembangan GenAI, perusahaan tersebut bahkan membuka 300 lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan Generative AI. Zhang menyebut perekrutan talenta AI, optimalisasi struktur organisasi, dan meningkatkan penelitian fundamental ialah unsur terpenting untuk memenangkan kompetisi di bumi penuh AI.

ByteDance Takut Kalah dari Sora AI?
Contoh Hasil Sora Ai 2024Contoh kreasi dari Sora AI

Digempurnya ByteDance dengan kehadiran Sora AI yang meluncur pada pertengahan bulan Februari silam, tampaknya semakin memacu chairman ByteDance tersebut untuk menghadirkan yang terbaik.

Dengan kemampuan teks ke video yang kualitasnya benar-benar tak usah diragukan hasilnya, terbukti memacu ByteDance prioritaskan pengembangan AI, alih-alih meningkatkan fitur yang ada saat ini. Zhang beralasan ia tak mau kehilangan momentum untuk mengalahkan pendatang baru tersebut, dengan mempersiapkan siasat untuk kalahkannya.

Sayangnya, tak dapat dipungkiri pula fakta bahwa ByteDance cukup terlambat dalam pengembangan kecerdasan buatan. Namun, kita sebagai konsumen, cukup mengamati langkah apa yang bakal diambil oleh ByteDance.

Tidak butuh waktu lama, tiba pada akhirnya TikTok versi China yang kita kenal sebagai Douyin, mengembangkan produk AI secara diam-diam. Mulai dari teks ke gambar, dan teks ke video yang konon takkan kalah secara kualitas.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.