Rasanya Uni Eropa tak main-main dalam urusan keberlanjutan lewat ‘right to repair’ yang sejak beberapa waktu lampau digalakkan. Aturan yang selama ini diperuntukkan agar limbah elektronik dapat dikurangi ini sepertinya akan diperkuat dengan adanya aturan baru.
Tak hanya diberikan kemudahan dalam memperbaiki sendiri barang elektronik yang rusak, pengguna kelak juga akan mendapatkan dukungan langsung dari manufaktur dan kabarnya akan menjadikan perbaikan lebih mudah dari pada membeli baru.
Aturan Baru Uni Eropa akan Minta Manufaktur Tingkatkan Reparasi dan Kesiapan Suku Cadang
Perbaikan sendiri produk yang rusakMenurut parlemen Eropa, kelak seluruh barang yang perlu diperbaiki mulai dari iPhone hingga lemari es dan sebagainya akan mendapatkan garansi perbaikan lebih panjang. Ditambah pula manufaktur akan diminta untuk menyiapkan kelengkapan etnis cadang untuk mempermudah perbaikan bagus secara berdikari maupun lewat layanan pihak pertama. Dengan begini konsumen akan lebih tertarik untuk memperbaiki ketimbang membeli baru.
Tak berhenti tiba disana saja, aturan baru yang disetujui oleh 584 voting setuju dan ditolak oleh hanya 3 bunyi ini akan memberikan akses perbaikan yang lebih murah, mudah, dan sigap untuk konsumen.
Semua ini menjadi bagian dari langkah untuk menanggulangi dampak perubahan iklim yang saat ini sedang terjadi. Parlemen Uni Eropa ini sangat berkomitmen untuk membikin bumi tempat kita berpijak lebih ramah untuk ditinggali.
Buat anda yang pengen topup Google Play, Steam Wallet, PlayStation Network, ataupun Nintendo eShop yang paling murah dan terjamin, coba cek RRQ TopUp ya! Jangan lupa juga, gunakan kode voucher “GAMEBROTT” di RRQ TopUp untuk dapet potongan harga spesial lakukan kamu.
Hak untuk perbaiki yang diperjuangkan selama iniAturan baru ini nantinya akan banyak menyudutkan manufaktur yang senang memblokir akses perbaikan dengan dalih tertentu bagus lewat hardware maupun software. Manufaktur juga diwajibkan menawarkan perbaikan yang punya biaya masuk akal.
Kelak akan juga dihadirkan rekomendasi bagi konsumen untuk mendapatkan perbaikan bagus dari lewat jasa reparasi lokal, atau sejenisnya. Hingga, banyak yang menduga kalau perusahaan seperti Apple yang terkenal tertutup ini akan terdampak paling besar kalau aturan ini sudah mulai diimplementasikan.
Bagaimana menurut kamu? Apakah kebijakan ini sudah benar?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·