Apple A16 Bionic dalam Pengembangan, Bawa Fitur Ray-Tracing

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 82

Kehadiran fitur ray-tracing pada smartphone tampaknya akan dieksekusi pula oleh kubu Apple. Melalui chipset Apple A16 Bionic yang tetap dalam pengembangan, kini mereka akan implementasi fitur ray-tracing untuk dapat hadirkan visual memukau.

Chipset Apple A16 Bionic Bawa Ray-Tracing

Melansir Wccftech, Apple A16 Bionic sempat katakan bahwa kartu grafis terintegrasi chipset mereka akan ditandem dengan smartphone iPhone 14 Series. Namun, kenyataannya tak demikian karena seperti yang dapat kalian lihat sendiri, smartphone anyar dari buah apel tersebut hanya tanamkan chipset A15 Bionic.

Padahal, di atas kertas kemampuan dari Apple A16 Bionic mampu berikan selisih performa tiba 28% dari generasi sekarang. Hal tersebut dikarenakan para pengembang di perusahaan teknologi tersebut mau chipset teranyarnya bawa fitur yang digemari generasi era now: ray-tracing.

Gaming Di Iphone 14 SeriesMencoba gaming di iPhone Series

Tentunya, hal ini bakal jadi suatu pertanda bagus untuk para pengembang game yang tertarik untuk memasukkan teknologi berupa ray-tracing pada smartphone miliknya. Meski tak mustahil, namun tak tutup dalam waktu dekat teknologi ini akan dapat terimplementasikan pada chipset baru tersebut.

Kendala di Konsumsi Daya dan Suhu

Yang namanya teknologi baru, sudah tentu akan ada satu dua masalah sebelum dapat benar-benar terimplementasikan secara sempurna. Sama halnya teknologi ray-tracing pada Apple A16 Bionic, yang mempunyai hambatan di konsumsi daya dan suhu yang dapat dikatakan masif.

Benchmark Iphone 13 Dan Iphone 14 SeriesHarus ditebus dengan suhu dan daya masif

Beruntung chipset ini tetap dalam tahap pengembangan, di mana ini layaknya kesempatan untuk benahi teknologi yang ada saat ini agar lebih bagus dan efisien.

Hp Seperti Iphone 14

Jadi, hambatan di konsumsi daya yang masif, dan suhu yang dicap ‘bahaya’ untuk smartphone tampaknya ialah tembok terbesar yang harus dilewati oleh raksasa tersebut. Wajar dong, karena teknologi ray-tracing ini bukannya enteng untuk dapat diimplementasikan, bahkan untuk sekelas Apple sekalipun.

Hmmm, artinya kita harus menanti beberapa generasi lagi untuk dapat memandang chipset yang ideal untuk dapat memainkan game dengan ray-tracing ya, brott?

Baca juga informasi menarik lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]