Apa Itu Bloatware yang Ada di HP Android? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

Sedang Trending 3 tahun yang lalu 90

Penjelasan Bloatware – Ketika membeli sebuah smartphone baru, kalian mungkin pernah memandang beberapa aplikasi terinstal yang sebenarnya tak akan kalian gunakan. Namun beberapa aplikasi tersebut sudah terpasang secara default begitu kalian mengaktifkan smartphone kalian.

Aplikasi ini terkadang sangat mengganggu mulai dari notif yang seabrek, munculnya iklan, hingga membikin smartphone kalian kurang responsif. Beberapa dari aplikasi tersebut bahkan tak dapat dicopot dan menyantap penyimpanan internal kalian.

Nah, aplikasi-aplikasi tersebut biasanya dinamakan bloatware. Secara harfiah terdiri dari kata bloat yang berarti mengembang dan software yang berarti perangkat lunak. Jadi digabungkan akan mempunyai makna perangkat lunak yang mengembang. Terdengar aneh ya.

Apa Itu Bloatware?
bloatwareAplikasi Android

Namun secara pengertian aslinya, bloatware berarti apapun aplikasi yang terpasang secara default oleh pengembang sistem operasi dimana aplikasi-aplikasi tersebut bukan bagian dari sistem operasinya sendiri. Terpasangnya aplikasi tersebut akan membikin penyimpanan smartphone kalian ‘mengembang’ atau banyak terisi. Dari sanalah istilah bloat itu diambil.

Jadi dapat dipastikan bloatware ialah aplikasi yang secara fungsi tak krusial untuk menggunakan smartphone kalian. Absennya aplikasi tersebut juga tak akan mengganggu kestabilan smartphone kalian.

Lalu kenapa produsen atau brand smartphone Android banyak sekali memasukkan bloatware ke ROM mereka. Sebenarnya ada beberapa dalih yang cukup masuk akal kenapa mereka rela memasang bloatware yang diklaim oleh pengguna smartphone dapat mengurangi kemulusan pengoperasian.

Menambah Fitur yang Tidak Disediakan Stock Android
bloatwareFitur yang tak ada di stock Android

Salah satu dalih kenapa bloatware itu ada sebenarnya karena kurangnya fitur dari Android itu sendiri. Terkadang ada beberapa aplikasi yang tak disediakan oleh Google dan membikin produsen smartphone mengambil inisiatif sendiri dalam mengembangkan fitur-fitur yang mereka mau.

Namun, sayang sekali tak seluruh pengguna membutuhkan fitur-fitur tambahan tersebut dan jatuhnya aplikasi tambahan tadi menjadi bloatware yang mengganggu saja. Seperti contoh hadirnya aplikasi kompas penunjuk mata angin di salah satu smartphone. Tidak seluruh orang membutuhkan aplikasi seperti itu dan karena itu menjadi salah satu bloatware.

Terkadang pun produsen smartphone memasukkan aplikasi alternatif yang sama fungsinya dengan aplikasi bawaan Android. Membuat aplikasi sejenis seperti itu terkesan tak begitu berguna. Tapi rupanya ada juga dalih dibalik itu.

Sarana Menampilkan Ads Pada Smartphone
bloatwareIklan

Tentu kalian pernah tahu kalau aplikasi-aplikasi bawaan smartphone juga mempunyai ads atau iklan. Nah, karena mereka memegang kontrol penuh pada aplikasi buatan mereka sendiri. Aplikasi tersebut dapat disisipi iklan disela-sela bagus itu iklan fullscreen maupun iklan mini dipojok.

Biasanya juga ada langkah untuk mematikan iklan tersebut tetapi tak ada langkah untuk menghapus aplikasinya secara langsung. Kalian mungkin harus melewati command ADB di PC untuk menghapus beberapa aplikasinya. Tentu saja menambah tingkat kerumitan dan tak seluruh orang punya akses PC ataupun laptop.

Bentuk Kerjasama dengan Pihak Ketiga
bloatwareBloatware termasuk fitur?

Bloatware ialah salah satu cara pihak produsen smartphone bisa mendapatkan profit dari penjualan smartphone mereka. Salah satunya ialah dengan memberikan spot iklan berupa aplikasi yang terpasang langsung secara default.

Dengan langkah seperti itu, produsen smartphone bisa menambah daya saing dengan kompetitor, harga smartphone jadi dapat dipangkas lewat uang iklan tersebut. Konsumen dapat mendapatkan smartphone sedikit lebih murah dan produsen mendapatkan keuntungan dari penjualan pesat gawai buatan mereka.

Lalu, pertanyaan pentingnya apakah ada langkah untuk menghapus bloatware tiba higienis dan menyisakan aplikasi stok saja. Jawabannya dapat iya dapat tidak. Beberapa aplikasi pihak ketiga mungkin tetap dapat dihapus secara manual. Tetapi aplikasi dari pengembang ROM rata-rata sudah baked ke dalam sistem operasinya.

Cara alternatifnya ialah menggunakan command ADB namun kalian membutuhkan PC atau laptop. Sedangkan langkah paling ekstrim-nya ialah memasang custom ROM yang higienis dari bloatware (sangat tak direkomendasikan untuk pengguna awam).

Jadi itulah penjelasan apa itu Bloatware dan penjelasan lengkapnya. Menurut kalian kehadiran aplikasi tersebut bermanfaat atau tidak. Bisa kita diskusikan bareng ya.

Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]