Belum cukup balapan untuk mencapai kecerdasan buatan, kini AI sudah dapat punya emosi buatan selayaknya manusia. Padahal emosi orang ialah satu-satunya hal yang susah mereka tiru selama ini. Tapi, rasanya hal tersebut tak lagi mustahil.
AI Sudah Bisa Tiru Suara Teriak Manusia, Makin Horor?
AI kini dapat tiru bunyi teriakSebuah voice model AI open source terbaru bernama Dia mengejutkan karena bisa mencapai spektrum emosi orang adalah bunyi teriak. Suara yang dramatis ini merupakan hasil kreasi studio AI mini bernama Nari Labs.
Tidak hanya bisa menciptakan bunyi teriak, ia juga bisa meniru bunyi orang lainnya seperti bunyi mengendus, tertawa natural, batuk, hingga berdeham. Biasanya bunyi yang seperti ini tak dapat ditiru karena susah memberikan prompt atau input kepada AI yang tak mengerti konsep-konsep tersebut.
Makanya tak heran kita lebih sering dengar bunyi AI yang kalem bak sedang membacakan kisah pengantar tidur. Langkah yang ditempuh pembuat Dia sedikit berbeda. Mereka memastikan kalau AI bisa mengenali bahwasanya berbagai bunyi emosional orang ini memerlukan level performa yang lebih kompleks. Mulai dari modulasi suara, pitch, dan sigap atau lambatnya intonasi akan memberikan kesan akhir realistis.
Menakjubkan atau Membahayakan?
Membahayakan?Ketika kita tetap belum selesai dengan persoalan etika AI menggantikan kecerdasan manusia, kini kita juga sudah harus waspada dengan AI mengelabui dari sisi emosional. Meski dapat digunakan dengan baik, tak menutup kemungkinan kalau AI sejenis Dia ini akan digunakan untuk mengelabui orang-orang yang awam.
Kedepannya, ancaman penipuan dapat semakin marak terjadi kalau tak ada regulasi ketat mengenai penggunaan AI dimaksud. Apakah akan ada skenario AI ini menjadi tool membantu manusia? Pasti ada. Tapi, banyak juga skenario dimana hal-hal jelek menjadi sosok menakutkan yang perlu diwaspadai bersama. Bagaimana menurut kamu?
Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·