10 Kesalahan Memilih Komponen PC yang Sering Dilakukan Pemula

Sedang Trending 2 tahun yang lalu 79

Kesalahan Memilih Komponen PC – Kamu berencana untuk memiliki PC dan sepertinya tak punya pengalaman memilih komponen yang diperlukan. Memang, kini dengan sedikit riset di internet saja, informasi mengenai komponen PC sudah dapat dengan gampang ditemukan.

Langkah awal dalam merakit PC memang diawali dari memilih komponen apa saja yang mau anda gunakan. Namun, bagi seorang awam yang tak tahu apapun tentang kecocokan antar komponen, hal ini akan menjadi menantang sekaligus menakutkan.

Untungnya, kesalahan yang biasanya umum dilakukan ini dapat anda hindari. Setidaknya ada 10 kesalahan fatal yang dapat anda hindari ketika memilih komponen PC kamu. Berikut ialah list-nya:

Kesalahan Memilih Komponen PC yang Perlu Kamu Hindari
Kesalahan Memilih Komponen PCKesalahan yang dapat dihindari

Tanpa basa-basi lagi mari kita bahas satu-persatu brott.

1. Tidak Mengetahui Kecocokan Motherboard dan Prosesor
Image 5 2Pastikan socketnya cocok

Soal seri chipset motherboard dan brand prosesor sepertinya sudah mudah dicari informasinya. Tapi, biasanya yang masalah ialah membeli motherboard dengan socket yang tak cocok dengan prosesornya.

Seperti menggunakan motherboard B550M dengan prosesor Ryzen 7 7700X. Kedua komponen ini tentu tak akan cocok karena fisik prosesornya sendiri sudah berbeda dan tak muat di socket motherboard tersebut. Ryzen 7 7700X menggunakan socket AM5 sedangkan B550M berisikan socket AM4. Jadi perhatikan jenis socket yang akan digunakan apakah cocok atau tidak.

2. Salah Membeli Jenis RAM
Image 5 3Perhatikan jenis RAM

Membeli komponen terbaru saat ini memang membingungkan bagi awam. Pasalnya sekarang sedang terjadi masa transisi dari RAM DDR4 ke DDR5. Sehingga anda jangan tiba salah membeli motherboard yang hanya dapat dipasangkan RAM DDR5 namun belinya DDR4. Yang ada malah tak muat ke socket karena tata letak pin yang sudah berbeda.

3. Pakai RAM Single Channel pada Prosesor Ryzen
Image 5 4Pastikan jangan melangkah di single channel

Bagi anda pengguna Ryzen, sebaiknya hindari membeli RAM yang hanya 1 keping saja. Mungkin anda kepikiran memilih 1 keping 16GB dibanding 2x8GB. Padahal kemampuan AMD Ryzen sangat bergantung pada konfigurasi dual channel. Jadi, kalau anda mau kinerja PC optimal, sebaiknya gunakan RAM dual channel langsung.

4. Tidak Mengecek Slot RAM yang Tersedia
Image 5 5Cek slot RAM

Mungkin anda baru saja menonton tutorial orang merakit PC di YouTube dan memandang orang tersebut memasang 4 keping RAM dalam satu motherboard. Jangan gegabah dulu dalam membeli 4 keping RAM sekaligus karena tak seluruh motherboard punya 4 slot.

Beberapa seri rendah apalagi yang ukuran Micro-ATX dan Mini-ITX biasanya hanya punya 2 slot saja. Pastikan dulu slot SODIMM yang tersedia beneran 4 slot baru gunakan jumlah RAM yang sama.

5. Membeli PSU dengan Daya Tidak Cukup
Image 5 6Jangan tiba kurang daya

Komponen krusial sudah anda pilih. Tapi, jangan lupakan berapa daya yang akan ditarik oleh komponen tersebut. Karena setelah ini biasanya anda akan memilih PSU apa yang akan digunakan.

Sering pastinya anda mendengar kalau jangan menggunakan PSU murahan. Tapi, berapa sebenarnya daya yang anda butuhkan? Kamu dapat saja menggunakan PSU calculator yang tersedia di internet. Cukup cari tahu saja berapa watt yang digunakan oleh seluruh komponen PC anda nanti akan kelihatan berapa daya PSU yang dibutuhkan.

6. Membeli Produk Impor Tanpa Garansi
Image 5 7Belilah produk yang bergaransi resmi

Penulis mengerti budget tiap orang berbeda-beda dalam merakit PC. Biasanya anda akan memilih membeli dari toko yang punya harga terendah. Hanya saja, perlu diperhatikan apakah produk atau komponen tersebut merupakan produk impor atau yang punya garansi formal Indonesia.

Jika anda membeli produk tanpa garansi, kedepannya hanya akan membikin anda kesulitan ketika ada masalah pada komponen tersebut. Jadi, sebisa mungkin cari yang ada garansi formal agar proses klaim lebih mudah.

7. Salah Memilih Kapasitas SSD
Image 5 8Jangan nanggung memilih SSD

Kesalahan ini biasanya menimpa mereka yang memilih SSD untuk Disk C. Karena sudah menggunakan HDD untuk Disk D, biasanya SSD untuk OS dikorbankan kapasitasnya. Tak jarang juga penulis memandang pengguna pakai SSD 128GB untuk OS mereka.

Tidak ada yang salah memang, tapi anda harus giat membersihkan file di Drive C setiap beberapa waktu sekali. Pasalnya Windows sendiri sudah menyantap size dari 20 tiba 50GB. Tersisa sedikit saja ruang hampa untuk memasang aplikasi lainnya, ‘bukan?

8. VGA Terlalu Timpang dengan Prosesor
Image 5 9Sebisa mungkin hindari bottleneck

Dunia komputer ada istilah bottleneck yang berarti kinerja sebuah sistem tersendat oleh sebuah komponen yang terlampau lambat performanya. Memang, bottleneck tak dapat dihindari dan hanya dapat diminimalisir saja.

Biasanya secara umum, calon pemilik PC memilih VGA yang terlampau jauh performanya dengan prosesor. Misal, menggunakan RTX 4080 dengan Intel Core i7 namun dari generasi lawas.

Tentu VGA tersebut terlalu kencang dan prosesor tak bisa mengimbangi. Apalagi kalau anda berekspektasi memainkan game dengan resolusi tinggi dan settingan grafis rata kanan. Sebaiknya riset terlebih dahulu apalagi kalau anda membeli komponen secondhand.

9. Tidak Mengecek Ukuran Casing
Image 5 10Pastikan komponen muat seluruhnya

Walau sudah jarang terjadi, kadang ada saja yang tak mengecek apakah casing yang dibeli cocok dengan ukuran komponen. Mungkin anda membeli VGA yang terlalu panjang dan melampaui toleransi yang diberikan oleh casing tersebut.

Biasanya anda dapat mengakali hal ini dengan membeli casing dengan ukuran lebih besar. Tapi, tak ada salahnya mencari tahu berapa dimensi casing incaran anda sebelum membelinya.

10. Tidak Mengalokasikan Dana untuk Case Fan
Image 5 11Jangan pelit soal kipas casing

Ternyata oh ternyata, sirkulasi udara di dalam casing itu krusial loh. Tanpa adanya sirkulasi udara, komponen didalamnya dapat overheat dan menurunkan performa serta umur pakai. Syukur saja kalau casing yang anda pilih sudah bonus case fan, kalau tak sebaiknya luangkan beberapa ratus ribu untuk membeli case fan.

Nah itu lah beberapa tips lakukan anda yang berencana memilih komponen PC dan mulai merakit komputer pertama. Semoga sukses dan tak kapok ya dalam merakit, soalnya setelah dipakai PC juga perlu dirawat loh.

Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.